Labels

Saturday, June 9, 2012

Kelenjar TIROID



Berikut gambar kelenjar TIROID:


DEFINISI
Tiroid merupakan kelenjar kecil, dengan diameter sekitar 5 cm dan terletak di leher, tepat dibawah jakun. Kedua bagian tiroid dihubungkan oleh ismus, sehingga bentuknya menyerupai huruf H atau dasi kupu-kupu.
Dalam keadaan normal, kelenjar tiroid tidak terlihat dan hampir tidak teraba, tetapi bila membesar, dokter dapat merabanya dengan mudah dan suatu benjolan bisa tampak dibawah atau di samping jakun.

Kelenjar tiroid

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid, yang mengendalikan kecepatan metabolisme tubuh.
Hormon tiroid mempengaruhi kecepatan metabolisme tubuh melalui 2 cara:
  1. Merangsang hampir setiap jaringan tubuh untuk menghasilkan protein
  2. Meningkatkan jumlah oksigen yang digunakan oleh sel.
Jika sel-sel bekerja lebih keras, maka organ tubuh akan bekerja lebih cepat.

Untuk menghasilkan hormon tiroid, kelenjar tiroid memerlukan yodium, yaitu suatu eleman yang terdapat di dalam makanan dan air.
Kelenjar tiroid menangkap yodium dan mengolahnya menjadi hormon tiroid.
Setelah hormon tiroid digunakan, beberapa yodium di dalam hormon kembali ke kelenjar tiroid dan didaur-ulang untuk kembali menghasilkan hormon tiroid.

Tubuh memiliki mekanisme yang runit untuk menyesuaikan kadar hormon tiroid.
Hipotalamus (terletak tepat di atas kelenjar hipofisa di otak) menghasilkan thyrotropin-releasing hormone, yang menyebabkan kelenjar hipofisa mengeluarkan thyroid-stimulating hormone (TSH).
Sesuai dengan namanya, TSH ini merangsang kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon tiroid.
Jika jumlah hormon tiroid dalam darah mencapai kadar tertentu, maka kelenjar hipofisa menghasilkan TSH dalam jumlah yang lebih sedikit; jika kadar hormon tiroid dalam darah berkurang, maka kelenjar hipofisa mengeluarkan lebih banyak TSH. Hal ini disebut mekanisme umpan balik.

Hormon tiroid terdapat dalam 2 bentuk:
  1. Tiroksin (T4), merupakan bentuk yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid, hanya memiliki efek yang ringan terhadap kecepatan metabolisme tubuh.
  2. Tiroksin dirubah di dalam hati dan organ lainnya ke dalam bentuk aktif, yaitu tri-iodo-tironin (T3).
    Perubahan ini menghasilkan sekitar 80% bentuk hormon aktif, sedangkan 20% sisanya dihasilkan oleh kelenjar tiroid sendiri.

Perubahan dari T4 menjadi T3 di dalam hati dan organ lainnya, dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya kebutuhan tubuh dari waktu ke waktu.
Sebagian besar T4 dan T3 terikat erat pada protein tertentu di dalam darah dan hanya aktif jika tidak terikat pada protein ini. Dengan cara ini, tubuh mempertahankan jumlah hormon tiroid yang sesuai dengan kebutuhan agar kecepatan metabolisme tetap stabil.

Agar kelenjar tiroid berfungsi secara normal, maka berbagai faktor harus bekerjasama secara benar:
- hipotalamus
- kelenjar hipofisa
- hormon tiroid (ikatannya dengan protein dalam darah dan perubahan T4 menjadi T3 di dalam hati serta organ lainnya).

Sumber : http://medicastore.com/penyakit/131/Kelenjar_Tiroid.html

6 Diagnosis Rasa Lelah Pria

6 Diagnosis Rasa Lelah Pria
Ghiboo.com - Tubuh merasa lelah kerap terjadi ketika Anda beraktivitas. Kebanyakan pria menduga kelelahan terjadi karena tidak cukup tidur, kurang energi atau stres karena terlalu banyak bekerja atau aktivitas harian yang padat.
Jika Anda sering merasa kelelahan, mungkin ada yang salah dengan metabolisme tubuh Anda. dr Enam Abood dari Harley Street Health Centre membocorkan enam penyakit yang memicu seringnya rasa lelah pada pria.

Anemia
Sebagian pria percaya bahwa dengan tidak makan daging merah akan meningkatkan kesehatan dan pola makan, tapi sebenarnya malah akan mengurangi pasokan zat besi yang penting. Kurangnya zat besi dapat menyebabkan anemia yang membuat Anda terlihat lelah.

Aktivitas kelenjar tiroid rendah
Ini diagnosis yang sulit dilakukan. Kelenjar tiroid yang kurang aktif juga dapat menyebabkan berat badan naik dan rambut rontok.

Alergi
Alergi makanan seperti gluten (gandum, roti), produk susu dan gula dapat dengan mudah menyebabkan kelelahan.

Demam kelenjar
Demam kelenjar disebabkan oleh virus Epstein-Barr dan kebanyakan penderitanya tidak menyadari gejalanya mirip flu. Gejala awal bisa hilang setelah beberapa hari, tetapi rasa lelahnya bisa menetap sampai berbulan-bulan.

Ketidakseimbangan bakteri usus
Minuman antibiotik bisa membunuh bakteri yang baik dan jahat dalam usus. Hal ini menyebabkan jamur tumbuh berlebihan di usus, terutama setelah minum alkohol. Pada akhirnya akan menyebabkan Anda terlihat lelah.

Kadar testosteron rendah
Terutama pada pria di atas 45 tahun, berkurangnya produksi testosteron dapat menyebabkan rasa lelah yang menetap.
 

Blogger news

Blogroll

About